Breaking News
Trending Tags

Misteri Hilangnya Femi Fatimah Azzahra: Perempuan 21 Tahun di Kuningan Hilang 5 Hari Usai Dijemput Pria Misterius

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026 22:17 WIB
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuningan, Hasanah.id – Warga Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, kini tengah diselimuti rasa cemas menyusul kabar mengenai seorang perempuan 21 tahun di Kuningan hilang.

Gadis bernama Femi Fatimah Azzahra tersebut dilaporkan tidak kunjung pulang ke rumah sejak Kamis, 30 April 2026, setelah dijemput oleh seorang pria tak dikenal menggunakan sepeda motor.

Hingga hari kelima, keberadaan Femi masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan bagi pihak keluarga maupun aparat kepolisian.

Kabar mengenai perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini pertama kali mencuat setelah sang ibu, Agustina (65), membagikan kronologi kejadian yang dialami putrinya.

Menurut keterangan Agustina, Femi meninggalkan rumah di dalam gang desa mereka pada pagi hari dengan gelagat yang sedikit tidak biasa.

Meskipun memiliki sepeda motor pribadi di rumah, Femi justru memilih untuk keluar hanya dengan membawa helm, seolah sudah merencanakan untuk pergi dibonceng oleh seseorang.

Peristiwa hilangnya Femi  ini bermula saat sebuah sepeda motor berhenti di depan gang rumah mereka.

Tanpa kecurigaan berlebih, Femi berpamitan untuk pergi, namun ia tidak menjelaskan secara rinci ke mana tujuannya dan siapa pria yang menjemputnya tersebut.

Sosok penjemput yang hingga kini masih misterius itu menjadi kunci utama dalam upaya pencarian gadis malang ini.

Keluarga semakin merasa terpukul karena dalam kasus perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini, Femi sama sekali tidak bisa dihubungi.

Agustina menjelaskan bahwa biasanya, jika putrinya sedang berada di luar rumah atau menginap di tempat teman, Femi selalu memberikan respons cepat saat dihubungi melalui WhatsApp atau telepon.

Namun, kali ini ponselnya seolah mati atau sengaja diabaikan, yang menambah kecemasan bahwa sesuatu yang buruk mungkin telah terjadi.

Identitas pria yang menjemput dalam kasus perempuan 21 tahun di Kuningan hilang tersebut masih gelap. Sang ibu mengaku tidak mengenal sosok yang datang pagi itu karena posisinya yang menjemput di depan gang, bukan di depan teras rumah.

Minimnya informasi mengenai ciri-ciri motor maupun wajah sang pria mempersulit pihak keluarga dalam melakukan pelacakan mandiri sebelum akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Terkait insiden perempuan 21 tahun di Kuningan hilang, keluarga telah memberikan ciri-ciri fisik Femi kepada publik dengan harapan ada warga yang sempat melihatnya.

Femi dikenal memiliki paras yang cantik dengan kulit putih bersih, rambut hitam lurus, tinggi badan sekitar 160 sentimeter, dan berat badan proporsional sekitar 63 kilogram.

Saat terakhir kali meninggalkan rumah, ia diketahui mengenakan kaus hitam simpel dan celana berwarna cokelat.

Dampak psikologis dari kabar perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini sangat dirasakan oleh Agustina, yang selama ini tinggal berdua saja dengan Femi.

Di mata sang ibu, Femi adalah sosok anak yang ceria dan sering menjadi teman mengobrol di rumah.

Kehilangan kontak selama lima hari tanpa kabar sedikit pun adalah situasi yang sangat tidak wajar bagi kebiasaan Femi selama ini, sehingga keluarga khawatir adanya unsur tindak kriminal atau penipuan.

Langkah hukum kini telah diambil untuk mengusut kasus perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini. Agustina telah resmi melayangkan laporan kehilangan ke Polsek Ciawigebang.

Pihak kepolisian diharapkan dapat segera melakukan pelacakan melalui sinyal seluler maupun rekaman CCTV di sekitar lokasi penjemputan untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan pria yang membawa Femi pergi pada hari Kamis lalu tersebut.

Dalam upaya mempercepat pencarian perempuan 21 tahun di Kuningan hilang, warga sekitar juga mulai membantu dengan menyebarkan foto Femi di media sosial.

Solidaritas warga Kuningan terlihat sangat kuat dalam menanggapi kasus ini, mengingat kejadian orang hilang yang melibatkan pemuda-pemudi kian marak terjadi belakangan ini.

Masyarakat dihimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat perempuan dengan ciri-ciri yang disebutkan.

Harapan keluarga dalam drama perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini hanyalah agar Femi dapat segera kembali ke rumah dalam keadaan sehat walafiat.

Sang ibu tak henti-hentinya berdoa dan menunggu di depan gang, berharap putrinya akan pulang dengan selamat seperti biasanya. “Saya cuma ingin dia pulang, saya cemas sekali karena ini sudah terlalu lama tanpa ada suara darinya,” ungkap Agustina dengan nada lirih.

Kasus perempuan 21 tahun di Kuningan hilang ini menjadi pengingat bagi para orang tua dan pemuda di wilayah Jawa Barat untuk lebih waspada terhadap pertemuan dengan orang yang baru dikenal, terutama melalui media sosial.

Pola penjemputan oleh orang asing seringkali menjadi modus awal dari berbagai tindak kejahatan.

Bagi siapa saja yang memiliki informasi valid mengenai perempuan 21 tahun di Kuningan hilang atas nama Femi Fatimah Azzahra, diharapkan kerja samanya untuk segera menghubungi pihak kepolisian atau pihak keluarga di Ciawigebang.

Penyelidikan intensif saat ini difokuskan pada riwayat percakapan di media sosial milik Femi untuk mencari tahu apakah ada janji temu yang dibuat sebelum hari Kamis.

Keluarga berharap keajaiban datang dan Femi bisa segera berkumpul kembali bersama ibunya di Desa Ciawigebang sebelum waktu semakin lama berlalu.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less