Bejat! AS Pendiri Ponpes di Pati Pemerkosa Santriwati Akhirnya Ditangkap di Jalan, Begini Kronologinya
- account_circle MFC Team
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026 12:05 WIB
- visibility 196
- comment 0 komentar
- print Cetak

AS Pendiri Ponpes
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pati, Hasanah.id – Kasus asusila yang mencoreng dunia pendidikan keagamaan kembali terjadi. Terduga pelaku berinisial AS, yang merupakan seorang pendiri ponpes di Pati, akhirnya berhasil diringkus oleh pihak kepolisian. Penangkapan AS pendiri ponpes di Pati pemerkosa santriwati ini dilakukan di jalan raya saat pelaku mencoba melarikan diri dari kejaran petugas. Kabar penangkapan ini pun langsung menjadi sorotan publik yang geram atas tindakan bejat tersebut.
Pelaku AS, yang seharusnya menjadi pelindung dan teladan bagi para santri, justru diduga melakukan tindakan keji dengan mengeksploitasi santriwatinya sendiri. Kabar penangkapan AS pendiri ponpes di Pati pemerkosa santriwati ini dikonfirmasi oleh jajaran Satreskrim Polresta Pati setelah melalui proses penyelidikan yang panjang. Polisi mengendus keberadaan pelaku setelah ia sempat menghilang dan mangkir dari beberapa kali panggilan pemeriksaan resmi.
Detik-Detik Penangkapan AS Pendiri Ponpes di Pati di Jalan
Proses penangkapan AS pendiri ponpes di Pati pemerkosa santriwati berlangsung cukup dramatis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap di sebuah jalan di wilayah Kabupaten Pati saat sedang mengendarai kendaraannya. Tim Resmob Polresta Pati yang sudah melakukan pengintaian sejak lama langsung melakukan pengadangan terhadap kendaraan pelaku. Penangkapan di jalan ini dilakukan untuk mencegah pelaku melarikan diri lebih jauh ke luar daerah.
“Pelaku AS kami amankan di jalan tanpa perlawanan berarti. Kami sudah mengantongi alat bukti yang cukup terkait laporan dugaan pemerkosaan terhadap santriwati,” ujar salah satu pejabat kepolisian Polresta Pati. Penangkapan AS pendiri ponpes di Pati ini menjadi babak baru dalam upaya pengungkapan kasus kekerasan seksual yang melibatkan tokoh agama di lingkungan pendidikan pesantren.
- Penulis: MFC Team




