Breaking News
Trending Tags

Anak Perwira Polrestabes Semarang Diduga Gelar Sayembara Rasis

  • account_circle Hasanah Team
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026 21:20 WIB
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

​Banyak warganet yang menilai perilaku ini sebagai gejala Narcissistic Personality Disorder (NPD) akut, di mana seseorang memiliki kebutuhan berlebih untuk dikagumi dan merasa diri mereka sangat istimewa sehingga aturan hukum tidak berlaku bagi mereka. Sikap “jual nama” orang tua ini dinilai telah mencoreng kerja keras ribuan personel Polri lainnya yang sedang berjuang membangun citra positif di mata masyarakat.

​Mencederai Persatuan dan Merusak Citra Polri

​Rasisme adalah isu sensitif yang dapat memecah belah keutuhan NKRI. Melakukan provokasi terhadap etnis tertentu terutama Papua adalah tindakan yang sangat berbahaya bagi stabilitas sosial. Ironisnya, hal ini justru datang dari lingkaran keluarga institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan kedamaian masyarakat.

​Publik kini mendesak pimpinan Polri, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang, untuk tidak tinggal diam. Masyarakat menuntut adanya tindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap pelaku, sekaligus evaluasi mendalam terhadap perilaku anggota keluarga personel polri agar tidak lagi menyalahgunakan jabatan orang tua untuk menindas atau memprovokasi masyarakat.

Ujian Profesionalisme bagi Institusi Polri

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Hasanah Team
  • Editor: Redaksihasanah.id
expand_less