Nilai Tukar Rupiah 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026 17:57 WIB
- visibility 185
- comment 0 komentar
- print Cetak

Nilai Tukar Rupiah 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR (istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kita serahkan ke bank sentral, karena mereka yang berwenang melakukan kebijakan nilai tukar dan kita percaya mereka bisa mengendalikan nilai tukar,” katanya.
Dengan demikian, pembahasan mengenai Nilai Tukar Rupiah 17.500 dinilai lebih tepat dijelaskan langsung oleh Bank Indonesia.
APBN Dinilai Masih Aman
Meski rupiah sempat tertekan, Purbaya memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih berada dalam kondisi yang relatif aman. Dalam simulasi yang dilakukan pemerintah, asumsi kurs yang digunakan bahkan lebih tinggi dibanding target dalam APBN.
Asumsi nilai tukar dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp16.500 per dolar AS. Namun, pemerintah telah menghitung skenario yang mendekati kondisi Nilai Tukar Rupiah 17.500.
“APBN-nya masih relatif aman,” ungkapnya.
Harga Minyak Jadi Faktor Perhitungan
Selain kurs rupiah, pemerintah juga memperhitungkan pergerakan harga minyak dunia. Purbaya menjelaskan bahwa APBN tetap mampu menahan dampak ekonomi meskipun harga minyak bertahan di atas USD100 per barel.
Ia menyebut pemerintah akan terus mendukung upaya Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk menghadapi tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah 17.500.
KSSK Belum Jadwalkan Pertemuan Tambahan
Purbaya juga memastikan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) belum memiliki agenda rapat tambahan untuk merespons kondisi pasar maupun rilis data MSCI.
- Penulis: Atep Hilmansyah




