Relawan dan Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, DPR Desak Pemerintah Bertindak Cepat
- account_circle anshori
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026 10:22 WIB
- visibility 147
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapal Global Sumud Flotilla
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, terdapat sembilan WNI yang ikut berlayar di bawah koordinasi Global Peace Convoy Indonesia atau GPCI.
Mereka terdiri dari relawan lembaga kemanusiaan serta jurnalis nasional yang bertugas meliput perjalanan bantuan menuju Gaza.
Dari total sembilan WNI tersebut, lima orang dilaporkan telah diintersep dan ditangkap oleh militer Israel. Sementara empat lainnya masih berada dalam pelayaran menuju wilayah tujuan.
Kabar penangkapan tersebut langsung memicu kekhawatiran besar terkait kondisi dan keselamatan para WNI yang ikut dalam misi kemanusiaan internasional itu.
TB Hasanuddin meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia segera mengaktifkan berbagai jalur diplomasi, baik bilateral maupun multilateral, demi memperjuangkan keselamatan para relawan dan jurnalis Indonesia.
Ia juga mendorong pemerintah untuk memanfaatkan jalur diplomasi back-channel serta melibatkan forum internasional dalam menangani kasus tersebut.
“Pemerintah harus bergerak cepat melalui jalur diplomasi bilateral maupun multilateral. Indonesia perlu menggalang dukungan di Dewan Keamanan PBB, serta meminta Komite Internasional Palang Merah (ICRC) melakukan intervensi langsung demi memastikan kondisi para WNI,” ungkap Hasanuddin.
- Penulis: anshori




