Breaking News
Trending Tags

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Siaga Bencana

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026 16:03 WIB
  • visibility 252
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Potensi Terjadinya Angin Kencang dan Badai Petir di Wilayah Pesisir

Wilayah pesisir pantai dan kepulauan menjadi area yang paling rentan terkena dampak langsung dari pergerakan massa udara yang tidak stabil ini. Melalui rilis resminya, BMKG waspada potensi cuaca ekstrem menjabarkan bahwa kecepatan angin sesaat dapat melonjak drastik hingga melebihi ambang batas normal 25 knot. Kondisi hembusan angin yang sangat kuat secara tiba-tiba ini berpotensi besar merobohkan papan reklame, pohon-pohon tua di pinggir jalan, serta merusak atap pemukiman warga yang kurang kokoh.

Wilayah-Wilayah di Indonesia yang Masuk dalam Kategori Siaga dan Waspada

Peta sebaran risiko yang dirilis oleh kedeputian bidang meteorologi menunjukkan bahwa dampak dari gangguan cuaca ini tidak merata, melainkan terkonsentrasi di beberapa titik rawan bencana. Pentingnya pengumuman BMKG waspada potensi cuaca ekstrem ini menjadi panduan penting bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tiap provinsi untuk menetapkan status siaga. Beberapa provinsi besar diprediksi akan mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi yang berdurasi lama, terutama pada waktu siang menjelang malam hari.

Potensi Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kawasan Dataran Tinggi

Bagi masyarakat yang berdomisili di kawasan lereng pegunungan dan dataran tinggi, ancaman yang wajib diwaspadai adalah terjadinya pergeseran tanah akibat struktur tanah yang jenuh air. Informasi mengenai BMKG waspada potensi cuaca ekstrem mengingatkan bahwa hujan lebat dengan durasi lebih dari tiga jam dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor. Saluran air di kawasan perbukitan harus dipastikan bebas dari sumbatan material batu maupun sampah agar aliran air permukaan tidak meluap menjadi banjir bandang.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less