Breaking News
Trending Tags

Prabowo Subianto Minta Bea Cukai Dibersihkan, Pejabat Tak Mampu Diminta Diganti

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026 17:54 WIB
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Hasanah.id- Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang profesional, efektif, dan bersih dari praktik korupsi.

Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo Subianto meminta seluruh pimpinan kementerian dan lembaga segera melakukan pembenahan internal.

Menurut Prabowo Subianto, masih banyak keluhan dari pelaku usaha mengenai pungutan liar dan hambatan birokrasi yang dinilai mengganggu aktivitas ekonomi nasional. Ia menilai persoalan tersebut harus segera diselesaikan agar iklim investasi di Indonesia semakin kompetitif.

Prabowo Subianto Soroti Kinerja Bea Cukai

Dalam arahannya, Prabowo Subianto secara khusus menyoroti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Ia menilai institusi tersebut perlu melakukan perbaikan menyeluruh agar dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan transparan kepada masyarakat serta pelaku usaha.

“Saya ingatkan semua kepala badan, menteri-menteri, dan pemimpin lembaga pemerintah untuk segera mengambil inisiatif membersihkan birokrasi masing-masing,” ujar Prabowo Subianto.

Presiden juga secara langsung meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengevaluasi jajaran Bea Cukai. Ia menegaskan bahwa pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik harus segera diganti.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less