Tragedi Kemanusiaan: Pelajar Papua Tewas Ditembak Tentara saat Dulang Emas Demi Biaya Kuliah
- account_circle MFC Team
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 15:27 WIB
- visibility 167
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pelajar Papua Tewas Ditembak Tentara saat Dulang Emas Demi Biaya Kuliah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tembagapura, Hasanah.id – Dunia pendidikan dan kemanusiaan di Tanah Papua kembali berduka sedalam-dalamnya atas insiden memilukan yang merenggut nyawa generasi muda. Korban diidentifikasi bernama Nalince Wamang, seorang remaja yang diketahui berstatus sebagai pelajar Papua tewas ditembak tentara saat dulang emas di kawasan Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Kejadian tragis ini memicu kecaman luas karena korban berada di area penambangan rakyat tersebut semata-mata demi mengumpulkan rupiah untuk membiayai rencana kuliah atau pendidikan tingginya.
Kabar mengenai Nalince Wamang, seorang pelajar Papua tewas ditembak tentara saat dulang emas demi biaya kuliah ini langsung menyebar cepat dan memicu gelombang solidaritas serta keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan masyarakat sipil. Banyak pihak menyayangkan pendekatan militeristik yang dinilai serampangan, hingga mengakibatkan gugurnya warga sipil yang tidak berdosa. Fakta bahwa korban adalah seorang pelajar yang tengah berjuang mandiri mengumpulkan biaya kuliah lewat sisa limbah tambang membuat tragedi ini terasa sangat menyayat hati.
Berdasarkan laporan lapangan dari aktivis kemanusiaan setempat, peristiwa Nalince Wamang, seorang pelajar Papua tewas ditembak tentara saat dulang emas demi biaya kuliah terjadi ketika aparat keamanan melakukan operasi pengamanan dan penyisiran di sekitar area kerja PT Freeport Indonesia. Korban bersama beberapa warga lokal lainnya sedang berada di kamp-kamp tradisional penambangan rakyat saat desingan peluru tajam mulai menyalak secara membabi buta. Nahas, remaja tersebut terkena tembakan fatal di tempat kejadian, memutus seketika impian besar yang sedang ia rajut demi masa depannya.
- Penulis: MFC Team




