BMKG Bocorkan Kapan Puncak Musim Kemarau Tiba di Indonesia: Waspada Dampak Kekeringan Ekstrem!
- account_circle MFC Team
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 16:04 WIB
- visibility 179
- comment 0 komentar
- print Cetak

BMKG Bocorkan Kapan Puncak Musim Kemarau Tiba di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Peta Wilayah Terdampak dan Prediksi Garis Waktu dari BMKG
Berdasarkan pemantauan satelit cuaca terintegrasi, BMKG telah memetakan beberapa wilayah terdampak yang akan mengalami durasi kemarau lebih panjang. Wilayah-wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagian Bali, serta pesisir selatan Pulau Jawa diprediksi akan menjadi area yang paling awal merasakan hawa panas menyengat sebelum memasuki masa puncak musim kemarau secara merata di pertengahan tahun.
Gelombang Muson Australia Picu Penurunan Curah Hujan
Faktor utama yang mendorong percepatan datangnya puncak musim kemarau tahun ini adalah pergerakan angin Muson Australia yang bersifat kering dan dingin. Angin yang bertiup dari Benua Australia ini melewati Samudra Hindia dan menyapu sebagian besar wilayah selatan Indonesia, sehingga menyapu bersih gumpalan awan potensial hujan. BMKG mengingatkan bahwa fenomena alam tahunan ini akan membuat kelembapan udara menurun drastis dan memicu suhu dingin di malam hari namun sangat terik di siang hari.
Peringatan Dini untuk Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
Kedatangan puncak musim kemarau yang diprediksi oleh BMKG ini membawa tantangan besar bagi para petani di berbagai daerah. Penurunan debit air di bendungan dan saluran irigasi berpotensi menimbulkan dampak kekeringan pada lahan pertanian, yang jika tidak dikelola dengan baik bisa memicu gagal panen (puso). Pemerintah daerah di beberapa wilayah terdampak diimbau segera menyusun strategi manajemen air dan menyarankan petani menanam varietas tanaman yang rendah konsumsi air.
- Penulis: MFC Team




