Kemhan Jelaskan Penyebab 5 Peserta Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan Bela Negara, Ini Faktanya
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 05:43 WIB
- visibility 232
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemhan Kembalikan 32 Peserta Hamil Dari Latsarmil Kopdes
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada 26 Juni 2026, Nola mengeluhkan sesak napas dan suhu tubuh yang meningkat. Ia segera dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk memperoleh penanganan medis lanjutan.
Saat proses perawatan berlangsung, kondisi Nola memburuk hingga mengalami henti jantung. Tim medis telah berupaya melakukan tindakan penyelamatan, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
Pada pukul 21.03 WIB, dokter menyatakan Nola Dya Sari meninggal dunia.
Menindaklanjuti rangkaian kejadian tersebut, Kementerian Pertahanan memastikan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan SPPI, khususnya yang berkaitan dengan aspek kesehatan peserta.
Evaluasi dilakukan terhadap berbagai sektor, mulai dari sistem pemantauan kesehatan, mekanisme pengawasan medis di satuan pendidikan, penyesuaian intensitas aktivitas fisik, hingga efektivitas sistem rujukan ke rumah sakit apabila terjadi kondisi darurat.
Selain itu, Kemhan juga melakukan profiling kesehatan lanjutan terhadap seluruh peserta untuk mengidentifikasi faktor risiko yang mungkin dimiliki masing-masing individu.
Menurut Ketut, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Menteri Pertahanan yang menempatkan keselamatan dan kesehatan peserta sebagai prioritas utama selama pendidikan berlangsung.
- Penulis: anshori




