Kabupaten Bandung Barat Hadapi Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 13:45 WIB
- visibility 124
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam kejadian tersebut, api berhasil menghanguskan lahan seluas 1.000 meter persegi dari total area terdampak yang mencapai 1.500 meter persegi.
Vegetasi yang terbakar didominasi oleh ilalang, rumput liar, serta dedaunan yang telah mengering sehingga memudahkan api merambat dengan sangat cepat.
“Total areanya sekitar 1.500 meter persegi, dan yang terbakar seluas 1.000 meter persegi. Isinya ilalang dan daun-daun yang sudah kering,” ungkapnya.
Meskipun penyebab pasti kebakaran terakhir ini masih dalam tahap penyelidikan, data yang dimiliki pihaknya menunjukkan bahwa sebagian besar kasus karhutla pada musim kemarau sebenarnya bersumber dari kelalaian manusia.
“Hal yang paling sering terjadi adalah kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, atau membakar sampah namun tidak memastikan apinya benar-benar padam,” jelasnya.
“Ditambah lagi dengan tiupan angin yang cukup kencang, hal ini mempercepat penyebaran api ke area yang lebih luas sehingga menjadi lebih sulit dikendalikan,” sambungnya.
Siti pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam setiap aktivitas yang dilakukan di luar ruangan.
“Api tidak mengenal batas wilayah. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan merugikan banyak pihak, apalagi di tengah kondisi lingkungan yang saat ini sangat rentan terbakar,” tandasnya.
- Penulis: Unggung Rispurwo




