Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan Barang Bukti Kasus Korupsi, Termasuk Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 05:30 WIB
- visibility 387
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seluruh tahapan penyidikan membutuhkan pengamanan maksimal agar proses penegakan hukum dapat berjalan tanpa hambatan. Barang bukti yang telah dikumpulkan penyidik memiliki peran penting dalam pembuktian perkara sehingga harus dijaga dari risiko kehilangan maupun kerusakan.
Budi menjelaskan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam lingkungan Mapolda Metro Jaya, tetapi juga mencakup pengawasan dari sisi luar. Pengamanan berlapis tersebut diterapkan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan barang bukti maupun jalannya proses penyidikan.
Menurutnya, koordinasi pengamanan melibatkan berbagai unsur agar seluruh aset yang telah diamankan tetap berada dalam kondisi utuh hingga nantinya diajukan sebagai alat bukti di persidangan.
“Artinya pasti pengamanan baik secara internal, eksternal karena ini barang bukti, ini harus kita amankan secara bersama-sama, tidak boleh hilang, tidak boleh rusak,” tegasnya.
Penegasan tersebut menunjukkan komitmen kepolisian untuk menjaga integritas proses hukum. Barang bukti yang telah disita merupakan bagian penting dalam mengungkap dugaan tindak pidana korupsi, sehingga keberadaannya harus dipastikan tetap aman selama proses penyidikan berlangsung.
- Penulis: anshori




