Breaking News
Trending Tags

Prabowo Larang Telur Dadar di Program MBG, Minta Sajikan Telur Rebus atau Ceplok

  • account_circle anshori
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026 06:16 WIB
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kualitas sekaligus porsi makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu perhatian yang disampaikannya adalah mengenai cara penyajian telur bagi para penerima manfaat.

Prabowo meminta agar penyelenggara program tidak lagi menyajikan telur dalam bentuk dadar maupun orak-arik karena dinilai berpotensi menimbulkan ketidakjelasan jumlah telur yang digunakan.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan lima bendungan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo secara langsung menyampaikan pesan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, agar menu telur pada Program MBG lebih mengutamakan bentuk utuh, seperti telur rebus atau telur ceplok.

Menurut Prabowo, penyajian telur secara utuh akan memudahkan proses pengawasan karena jumlah telur yang diberikan kepada setiap penerima dapat terlihat dengan jelas. Sebaliknya, telur dadar maupun telur orak-arik dinilai memungkinkan adanya campuran berbagai bahan sehingga sulit memastikan porsi telur yang benar-benar diterima masyarakat.

“Habis itu Bu Nanik kalau dengar pidato ini, Bu Nanik, ya… MBG jangan bikin telur dadar. Telur rebus atau ceplok! Ya? Kalau dadar biasanya itu dicampur macam-macam itu ya hah? Itu bisa empat orang makan satu ayam itu. Apalagi apa itu namanya? Scrambled apa namanya? Orek! Apalagi orek itu. Nanti oreknya sedikit lagi. Ya?” ujar Prabowo saat memberikan sambutan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less