Prabowo Larang Telur Dadar di Program MBG, Minta Sajikan Telur Rebus atau Ceplok
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026 06:16 WIB
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

Program MBG Di Papua Perluas Lapangan Kerja Dan Investasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pernyataan tersebut memang disampaikan dengan gaya santai dan diselingi candaan yang mengundang tawa hadirin. Namun di balik penyampaiannya, Presiden ingin menegaskan bahwa transparansi dalam penyajian makanan menjadi bagian penting dari keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
Selain menyoroti menu telur, Prabowo juga mengingatkan adanya potensi praktik pengurangan porsi lauk yang dapat merugikan penerima manfaat. Ia mencontohkan bagaimana seekor ayam bisa dipotong menjadi bagian yang jauh lebih banyak dibandingkan praktik umum sehingga ukuran potongan daging menjadi lebih kecil.
Presiden menjelaskan bahwa secara umum masyarakat Indonesia membagi seekor ayam menjadi sekitar delapan hingga sepuluh bagian. Namun menurutnya, dalam pelaksanaan program berskala besar seperti MBG, terdapat kemungkinan ayam dipotong hingga menjadi 12 bahkan 18 bagian sehingga porsi yang diterima setiap anak menjadi jauh lebih sedikit.
“Disangka kita enggak ngerti iya kan. Ayam dipotong dua belas sepuluh ayam dipotong dua puluh kelihatan. Jadi makannya kecil sedikit ayamnya kecil,” kata Prabowo.
Melalui contoh tersebut, Presiden ingin mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG agar tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas makanan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai pengawasan harus dilakukan secara serius agar tujuan utama program benar-benar tercapai.
- Penulis: anshori




