Perpustakaan Gasibu Dibongkar, Pemprov Jabar Alihkan Layanan ke E-Library Saat Penataan Gedung Sate
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 16:30 WIB
- visibility 134
- comment 0 komentar
- print Cetak

Masyarakat sedang membaca buku yang disediakan oleh perpustakaan keliling Dispusipda Jawa Barat./Foto: Gilang Fathu Romadhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menghentikan operasional fisik Perpustakaan Gasibu sebagai bagian dari proyek penataan kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Meski bangunan perpustakaan tidak lagi digunakan, masyarakat dipastikan tetap dapat menikmati layanan literasi melalui sistem perpustakaan digital atau e-library, serta fasilitas perpustakaan keliling yang disediakan pemerintah.
Kebijakan tersebut diambil untuk mendukung proses revitalisasi kawasan Gedung Sate dan Gasibu yang saat ini tengah dipersiapkan menjadi ruang publik yang lebih luas, tertata, serta nyaman bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa transformasi layanan ini bukan berarti mengurangi akses terhadap bahan bacaan, melainkan menjadi langkah percepatan menuju sistem literasi berbasis digital.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan bahwa integrasi kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu menjadi salah satu proyek strategis pemerintah daerah. Penataan dilakukan agar kedua lokasi ikonik tersebut dapat saling terhubung dan menghadirkan ruang terbuka yang lebih representatif.
“Insyaallah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,” ujar Herman dalam keterangannya di Bandung, Kamis.
- Penulis: anshori



