Perpustakaan Gasibu Dibongkar, Pemprov Jabar Alihkan Layanan ke E-Library Saat Penataan Gedung Sate
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 16:30 WIB
- visibility 167
- comment 0 komentar
- print Cetak

Masyarakat sedang membaca buku yang disediakan oleh perpustakaan keliling Dispusipda Jawa Barat./Foto: Gilang Fathu Romadhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut Herman, kawasan Gasibu selama ini menjadi salah satu ruang publik dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi. Setiap hari, ribuan warga memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga, bersantai, hingga mengikuti berbagai kegiatan masyarakat. Kondisi tersebut membuat penataan kawasan dinilai semakin mendesak agar mampu memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di Kota Bandung.
Pemerintah menilai keberadaan bangunan perpustakaan di kawasan tersebut perlu disesuaikan dengan konsep penataan terbaru. Sebagai gantinya, layanan membaca akan bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi melalui platform digital yang memungkinkan masyarakat mengakses koleksi buku secara daring kapan saja dan dari mana saja.
Transformasi menuju e-library diharapkan menjadi solusi agar aktivitas literasi tetap berjalan meskipun pembangunan fisik sedang berlangsung. Dengan sistem digital, pengguna tidak lagi bergantung pada kehadiran gedung perpustakaan untuk memperoleh berbagai referensi bacaan.
Selain memanfaatkan perpustakaan digital, masyarakat yang masih ingin membaca buku fisik tidak perlu khawatir. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan layanan mobile library atau perpustakaan keliling yang akan beroperasi secara berkala di sekitar kawasan luar Lapangan Gasibu.
- Penulis: anshori




