Breaking News
Trending Tags

BMKG Cabut Peringatan Tsunami NTT Setelah Gempa M7,7, Warga Diminta Tetap Waspada

  • account_circle anshori
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026 12:02 WIB
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sebelumnya diberlakukan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Status tersebut dicabut setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat perubahan muka air laut yang signifikan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Peringatan dini tsunami sebelumnya dikeluarkan menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyampaikan bahwa peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.

“Peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB,” kata Nelly, dikutip dari Breaking News Metro TV, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Nelly, keputusan untuk mengakhiri peringatan tsunami tidak dilakukan secara langsung. BMKG terlebih dahulu melakukan observasi terhadap kondisi muka laut di wilayah yang berpotensi terdampak.

Pemantauan dilakukan selama sekitar dua jam setelah gempa utama terjadi. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, BMKG tidak menemukan adanya kenaikan permukaan laut dalam skala yang signifikan.

“Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan,” ujar Nelly.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less