Warga Jabar Tanpa Listrik Tinggal 80 Ribu, Dedi Mulyadi Janji Tuntas 2027
- account_circle anshori
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026 18:15 WIB
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dedi Mulyadi Tolak SPP SMA/SMK Negeri Kembali Berlaku, Pilih Pertahankan Sekolah Gratis
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk mencapai target penyelesaian pada 2027, Pemprov Jabar akan melakukan penataan kembali prioritas penggunaan anggaran. Dedi menjelaskan bahwa pemerintah bersama DPRD Jawa Barat dan instansi vertikal akan mengarahkan kebijakan keuangan agar lebih banyak mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Reorientasi anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan listrik di wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan. Pemerintah akan melihat kebutuhan di lapangan dan mengalokasikan sumber daya sesuai dengan skala prioritas.
Tidak hanya persoalan kelistrikan, Dedi juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung di wilayah pelosok. Salah satunya adalah akses jalan yang menghubungkan kawasan permukiman dengan jalur utama.
Menurutnya, pembangunan jalan menuju wilayah pinggiran harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. Sejumlah daerah seperti Sukabumi, Cianjur, dan Garut memiliki karakter geografis yang menantang sehingga pembangunan infrastrukturnya membutuhkan penanganan secara bertahap.
Dedi menegaskan pemerintah tidak boleh mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat hanya karena wilayah tersebut berada jauh dari pusat pemerintahan atau memiliki akses geografis yang sulit.
- Penulis: anshori




