Kemenkes Aktifkan 9 HEOC Pascagempa NTT, Rumah Sakit Terdampak Jadi Prioritas
- account_circle anshori
- calendar_month Selasa, 18 Agt 2026 09:10 WIB
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Kemenkes)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RSUD Borong dan RSUD Komodo menjadi bagian dari skema rujukan tersebut. RSUD Borong sebelumnya masuk dalam program Quick Win dengan target waktu rujukan maksimal dua jam, sedangkan RSUD Komodo memiliki target waktu rujukan hingga empat jam.
Kedua fasilitas itu disiapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien dari Nagekeo yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan skema tersebut, pasien diharapkan tetap memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan medis meskipun rumah sakit asal masih dalam tahap pemulihan.
Tidak hanya rumah sakit, Kemenkes juga memberikan perhatian terhadap kondisi puskesmas. Pemerintah menargetkan fasilitas puskesmas yang mengalami kerusakan dapat kembali beroperasi dalam waktu maksimal dua minggu.
Setidaknya, puskesmas diharapkan dapat memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Beberapa layanan yang menjadi prioritas meliputi pemeriksaan ibu hamil, persalinan, serta imunisasi.
Pelayanan tersebut dinilai penting karena kebutuhan kesehatan masyarakat tetap harus dipenuhi meskipun wilayah sedang berada dalam masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
Dalam pelaksanaan penanganan, Kemenkes terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dinas kesehatan kabupaten dan kota, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
- Penulis: anshori




