Breaking News
Trending Tags

Asap Karhutla Mengandung PM2,5 Berbahaya, Menkes Imbau Warga Pakai Masker

  • account_circle anshori
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 07:45 WIB
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari wilayah yang terdampak tersebut, sekitar 3 juta penduduk di 37 kabupaten/kota diketahui berada dalam paparan langsung kabut asap akibat karhutla.

Kondisi ini membuat persoalan kualitas udara menjadi perhatian, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap polusi udara.

“Yang pertama untuk karhutla, banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5. Itu banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru kita, pernapasan kita, banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA,” kata Budi dalam keterangan resminya, Jumat (21/8/2026).

Budi menjelaskan bahwa PM2,5 merupakan partikel udara dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer. Ukurannya yang sangat kecil membuat partikel ini mampu melewati saluran pernapasan dan mencapai bagian paru-paru.

Paparan terhadap partikel tersebut dapat menimbulkan sejumlah keluhan kesehatan. Masyarakat yang menghirup udara tercemar asap karhutla dapat mengalami iritasi pada mata, rasa tidak nyaman atau gatal pada tenggorokan, batuk, hingga kesulitan bernapas.

Risiko tersebut menjadi lebih serius bagi orang-orang yang sebelumnya telah memiliki gangguan atau penyakit paru-paru kronis. Paparan asap karhutla dapat memperburuk kondisi mereka dan memicu gangguan pernapasan yang lebih berat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less