Breaking News
Trending Tags

Gerhana Bulan Sebagian 27-28 Agustus 2026, Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?

  • account_circle anshori
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026 16:16 WIB
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengacu pada informasi Time and Date yang dikutip Space, proses masuknya umbra Bumi ke permukaan Bulan dimulai pada 27 Agustus pukul 22.33 EDT, yang bertepatan dengan 28 Agustus pukul 09.33 WIB.

Gerhana kemudian bergerak menuju fase maksimum. Puncaknya diperkirakan berlangsung pada 28 Agustus pukul 00.12 EDT atau sekitar pukul 11.12 WIB.

Pada saat mencapai maksimum, hampir seluruh bagian Bulan akan berada dalam bayangan utama Bumi. Hanya sebagian kecil permukaan Bulan yang masih mendapatkan paparan langsung cahaya Matahari.

Salah satu hal menarik dari gerhana Bulan adalah perubahan warna yang dapat terlihat pada bagian Bulan yang berada di dalam bayangan Bumi.

Ketika gerhana berlangsung, area Bulan yang tertutup umbra dapat berubah menjadi warna kemerahan hingga jingga. Perubahan warna tersebut terjadi karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami pembelokan sebelum mencapai permukaan Bulan.

Atmosfer Bumi menyaring sebagian cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Cahaya dengan warna merah dan jingga kemudian lebih dominan dalam menerangi permukaan Bulan yang berada di dalam bayangan.

Proses inilah yang juga membuat Bulan dapat terlihat berwarna merah ketika terjadi gerhana Bulan total. Fenomena tersebut populer dengan sebutan Blood Moon.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less