Ranu Kembang Dilanda Kebakaran Pendakian Gunung Semeru Resmi Ditutup
- account_circle Talhah Lukman Ahmad
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 13:03 WIB
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi. Ranu Kembang alami kebakaran hingga pendakian Gunung Semeru ditutup. (Pexels.com/Bezalens)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lumajang, Hasanah.id- Kebakaran hutan melanda kawasan Ranu Kembang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Insiden tersebut membuat jalur pendakian Gunung Semeru ditutup total demi keselamatan pengunjung.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan jalur pendakian Gunung Semeru.
“Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup secara total, terhitung sejak pengumuman ini diterbitkan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.
Ranu Kembang Kebakaran dan Jalur Ditutup
Penutupan jalur dilakukan untuk mendukung upaya pengendalian dan pemadaman api.
Selain itu, petugas juga memprioritaskan evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan.
Penutupan pendakian Gunung Semeru dilakukan setelah kebakaran di Ranu Kembang.
Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak Rabu malam dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.
Kebakaran hutan di Ranu Kembang juga memunculkan kekhawatiran terhadap para pendaki yang berada di sekitar kawasan Ranu Kumbolo.
Sekitar 170 pendaki dilaporkan masih berada di Ranu Kumbolo saat kebakaran terjadi.
Tim gabungan kemudian melakukan langkah evakuasi untuk membawa para pendaki turun ke lokasi yang lebih aman.
- Penulis: Talhah Lukman Ahmad




