Presiden Terpilih Joe Biden Tetap Fit dan Siap Memimpin Amerika
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 21 Nov 2020 15:01 WIB
- visibility 303
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Brian Ott mengatakan, pidato kemenangan Biden sangat prihatin, dan menunjukkan empati yang dalam kepada nasib para petugas kesehatan di garis terdepan dan para korban pandemi corona. Pengalaman hidup Joe Biden, yang hampir 50 tahun berkecimpung dalam politik, merupakan pesan yang jelas bagi publik dibandingkan situasi kekacauan di pemerintahan.
“Tidak seperti retorika kampanye, lebih kolaboratif daripada bermusuhan, ” katanya.
Dalam wawancara bulan September dengan CNN, Joe Biden sendiri berjanji untuk “benar-benar transparan ” soal kesehatannya jika terpilih sebagai presiden.
Penghitungan ulang di Georgia kukuhkan kemenangan Biden
Dokter Joe Biden, Kevin O’Connor, dalam laporan medis yang dirilis oleh tim kampanye pada bulan Desember, menggambarkannya “sehat, kuat … fit untuk bisa melaksanakan tugas kepresidenan, termasuk sebagai pemimpin pemerintahan, kepala negara sekaligus panglima tertinggi.” Kevin O’Connor menerangkan bahwa Biden berolahraga secara rutin lima hari seminggu.
Joe Biden sendiri menceritakan kepada para pendukungnya, bahwa selama pandemi dia mengandalkan latihan di rumah yang melibatkan sepeda Peloton, treadmill, dan angkat beban.
Setelah penghitungan ulang enam hari yang dilakukan secara manual di negara bagian Georgia, para pejabat setempat hari Kamis (19/11) mengonfirmasi bahwa Joe Biden mengalahkan Presiden Donald Trump di negara bagian itu dalam pemungutan suara 3 November. Pengumuman ini makin menyudutkan tim Trump yang masih berusaha menggugat dan membatalkan hasil pemilihan dengan tuduhan telah terjadi penipuan dan manipulasi yang luas.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




