Breaking News
Trending Tags
Beranda » BANDUNG » Biang Kerok Naiknya Harga Bahan Pokok di Kota Bandung

Biang Kerok Naiknya Harga Bahan Pokok di Kota Bandung

  • account_circle Hasanah 013
  • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID, BANDUNG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama kenaikan harga komoditas adalah kondisi cuaca yang ekstrem, Selasa, 20 Februari 2024.

 

Menurut Meiwan Kartiwa, Kabid Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, kenaikan harga komoditas disebabkan oleh faktor alam, terutama kondisi cuaca yang ekstrem.

 

“Penyebab naiknya (harga) cabai itu karena terpengaruh kendala faktor cuaca. Kemarin faktor El Nino, sekarang hujannya cukup lebat,” ungkapnya belum lama ini.

 

Dalam mengantisipasi kelangkaan beras dan upaya memitigasi inflasi, Pemerintah Kota Bandung melaksanakan operasi pasar dan program beras murah di 30 kecamatan hingga awal Maret menjelang bulan puasa Ramadhan.

 

Setiap kecamatan diberikan alokasi sebanyak 10 ton beras medium SPHP Bulog sebagai bagian dari upaya untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan beras di pasaran.

 

“Operasi pasar dan beras murah dilakukan di 30 kecamatan hingga awal Maret menjelang bulan puasa Ramadhan. Setiap kecamatan mendapatkan jatah 10 ton beras medium SPHP Bulog,” terang Meiwan.

 

Dia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok komoditas serta melaksanakan operasi pasar beras murah untuk membantu masyarakat mengatasi dampak kenaikan harga komoditas.

 

Dalam penelusuran harga di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung, Disdagin mencatat bahwa harga beras telah naik menjadi Rp15.000 per kilogram dari sebelumnya Rp14.500.

  • Penulis: Hasanah 013
expand_less