Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Cegah Krisis Dampak Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19, Pemprov Jabar Siapkan Rp 16,2 Triliun

Cegah Krisis Dampak Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19, Pemprov Jabar Siapkan Rp 16,2 Triliun

  • account_circle kusnadi
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id– Guna mengamankan ekonomi rakyat yang terdampak Covid-19. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar sudah membuat keputusan terkait anggaran untuk mencegah krisis dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 senilai Rp. 16,2 Triliun.

Anggaran tersebut terdiri dari Rp. 2,3 Triliun bantuan tunai dan pangan serta Rp. 13 Trilun proyek padat karya untuk yang tidak punya pekerjaan. Dengan adanya anggaran tersebut diharapkan mampu menghadapi Covid-19.

“Dari Rp. 3,2 Triliun ini kita akan mengisi 25% sampai 40% ekonomi terbawah karena kalau dari 0 sampai 20% itu ditanggung oleh kartu sembako dan kartu PKH, 25% sampai 40% kebawah adalah tugas dari provinsi,” kata Emil sapaan akrabnya di Bandung, Jum’at (3/4).

Selain itu, pihaknya juga akan secepatnya memberikan bantuan senilai 500 ribu. Saat ini, lanjut dia, sedang dalam proses pendataan agar data tersebut menjadi di SK-an Bupati/Wali Kota.

“Jika SK dari Bupati/Wali Kota sudah keluar kami akan mulai melakukan bantuan mulai minggu depan,” terangnya.

Prosesnya, ungkap Emil, adalah dengan membeli sembako dari pedagang pasar untuk kemudian akan disalurkan pada masyarakat.

“Jadi tolong sampaikan kepada pedagang pasar, jangan khawatir kami akan membeli jika tren turun dalam penjualan dipasar-pasar untuk sembako-sembako yang akan kami kirimkan,” ucapnya.

Emil menjelaskan, setelah dibeli dari pedagang pasar yang di dukung oleh Bulog sebagai backup, maka akan dikirim oleh PT Pos dan oleh Ojol dari berbagai merk.

  • Penulis: kusnadi
expand_less