Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Cegah Pejabat Pamer, Ahmad Dhani Usulkan RUU Anti-flexing

Cegah Pejabat Pamer, Ahmad Dhani Usulkan RUU Anti-flexing

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Dhani, menyuarakan perlunya regulasi khusus yang melarang pejabat negara memamerkan gaya hidup berlebihan tanpa mempertimbangkan kondisi rakyat. Usulan tersebut ia sampaikan seusai menghadiri rapat bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025) malam.

Dhani menuturkan bahwa wacana tersebut langsung diajukan kepada pimpinan fraksi, Sufmi Dasco Ahmad, dan mendapat respons positif. Menurutnya, undang-undang anti-flexing serupa yang diterapkan di China bisa menjadi acuan.

“Dan akhirnya saya tadi mengusulkan kepada pimpinan, Bang Dasco, bahwa harus ada undang-undang anti-flexing seperti di China. Dan Bang Dasco setuju,” kata Dhani.

Pernyataan itu ia lontarkan sebagai respons atas arahan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang meminta seluruh kader di DPR tidak menunjukkan perilaku pamer.

“Arahannya banyak. Cuma tadi satu yang paling penting, jadi Bapak Prabowo menyarankan supaya anggota DPR Gerindra itu tidak boleh flexing,” ucap Dhani.

Dhani menambahkan, dirinya tak keberatan dengan larangan tersebut karena selama ini tidak pernah terbiasa melakukan flexing.

“Saya juga iya-iya saja. Wong saya tidak pernah flexing kan ya,” tandasnya.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menguatkan kembali arahan Prabowo yang menekankan pentingnya menjaga sikap dan gaya hidup. Ia menyebutkan, perintah itu bertujuan agar para legislator bisa menjadi teladan sekaligus tidak menyinggung perasaan masyarakat.

“Menjaga juga gaya hidup agar tidak berlebihan, tidak menyakiti masyarakat, dan bisa menjadi representasi yang baik. Saya kira itu saja,” ucap Sugiono.

Ia kembali menegaskan bahwa sikap pamer sama sekali tidak bermanfaat dan sebaiknya dihindari oleh para pejabat publik.

“Itu saja pesannya, menjaga gaya hidup. Terus kemudian menjaga tutur kata, menjaga ucapan, jangan sombong, jangan pamer, apa istilahnya itu, flexing, enggak ada gunanya,” pungkasnya.

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less