“Jadi ada 25 pejabat, struktural yanh di rotasi, mutasi, dan promosi, tujuannya adalah karena kita kan sit nya berubah jadi kalau tidak ada yang kepariwisataan-kepariwisataan nah sekarang kepariwisataan jadi fokus kami,” ungkapnya.
Selain rotasi, kedepannya PT. Jaswita Jabar akan mengambil alih pengelolaan hotel-hotel, maupun destinasi yang asetnya milik pemerintah provinsi yang telah dipisahkan sebagai penyertaan modal ke BUMD dalam hal inu PT. Jaswita Jabar.
“Jadi nanti akan mencoba mengelola hotel, bikin hotel kapsul, hotel rnb, hotel budgeting, kemudian pengelolaan-pengelolaan cafe, restoran termasuk pariwisata, kedepan pariwisata ini kita akan push ke pengelolaan hotel-hotel dan juga destinasi wisata seperti Pangandaran, Batu Karas, Citumang, yang sedang kita pikirkan di tahun depan kita akan ambil alih kelolanya, Ranca upas dan sebagainya,” papar Deni.
“Untuk pariwisata kita bikin JTC untuk tour and travel, ada Gurilap saya masuk ke pengelolaan hotel, tahun depan ada hotel bintang 5 di Bandung yang akan kita ambil akih pengelolaannya,” sambungnya.