Breaking News
Trending Tags
Beranda » ADIKARYA PARLEMEN » Diah Fitri Maryani Soroti Pentingnya Penanganan Penyandang Cacat dan Anak Terlantar

Diah Fitri Maryani Soroti Pentingnya Penanganan Penyandang Cacat dan Anak Terlantar

  • account_circle hasanah 006
  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID. BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, S.E., M.M., menekankan pentingnya perhatian serius terhadap penanganan penyandang cacat dan anak terlantar di Jawa Barat.

“Penyandang cacat dan anak terlantar adalah bagian dari masyarakat kita yang membutuhkan perhatian khusus. Kita harus memastikan bahwa mereka mendapatkan hak-haknya dengan layak, tanpa terkecuali,” ujar Diah.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menyebut salah satu tantangan utama dalam penanganan kelompok rentan ini adalah keterbatasan program yang terintegrasi. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga non-pemerintah untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.

“Program-program bantuan sosial harus tepat sasaran dan dapat diakses dengan mudah oleh mereka yang membutuhkan. Selain itu, kita perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang bekerja di bidang sosial, agar pelayanan yang diberikan benar-benar optimal,” tegasnya.

Selain akses terhadap layanan dasar, Diah juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi penyandang cacat. Ia menilai, pelatihan keterampilan dan pemberian modal usaha bisa menjadi salah satu langkah untuk membantu mereka mandiri secara finansial.

“Banyak penyandang cacat yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun kurang mendapat kesempatan. Kita perlu memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang, termasuk melalui program pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Terkait anak terlantar, Diah meminta perhatian lebih pada penguatan sistem pengasuhan alternatif seperti panti asuhan dan keluarga asuh. Menurutnya, anak-anak yang tidak memiliki keluarga inti membutuhkan lingkungan yang aman dan suportif untuk tumbuh dan berkembang.

  • Penulis: hasanah 006
expand_less