ADIKARYA PARLEMEN
HASANAH.ID, PANGANDARAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ijah Hartini apresiasi Pemprov Jawa Barat yang menyalurkan bantuan sosial untuk nelayan kecil, buruh nelayan, dan nakhoda kapal dengan ukuran maksimal 5 (lima) Gros Ton (GT) yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kendati demikian, Ijah mengeluhkan sebagaian masyarakat yang masih belum terdata dalam daftar penerima bantuan. Ia juaga mengingatkan supaya bantuan sosial tersebut dapat tepat guna.
“Banyak warga yang menyampaikan bahwa dirinya tidak terdaftar dalam penerima bantuan. Ini terjadi karena mereka belum mendapatkan Kartu KUSUKA. Penyebab terbesarnya karena masyarakat merasa kurang mendapatkan informasi terkait Kartu KUSUKA,” terang Ijah.
Ijah berharap bantuan sosial untuk para nelayan dan buruh nelayan tersebut dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kriteria penerima.
Tujuan dari bansos ini sendiri guna meningkatkan daya beli masyarakat yang terdampak inflasi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Bansos akan didistribusikan pada sasaran oleh Mitra Penyalur yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar yaitu Bank BJB.