DPRD Jabar Minta Pemerintah Evaluasi dan Susun Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi - Hasanah

DPRD Jabar Minta Pemerintah Evaluasi dan Susun Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi

ADHIKARYA PARLEMEN

Hasanah.id – Bandung. Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti, S.Ab., meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusun evaluasi khusus terkait dampak PPKM Darurat terhadap perekonomian rakyat.

“Kita harus cermati dampak PPKM Darurat terhadap perekonomian masyarakat selama ini. Dari hasil evaluasi ini kemudian bisa disusun sebuah langkah strategis untuk pemulihan ekonomi yang lebih terstruktur, cepat, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” kata Weni, Kamis (22/7/2021).

Dia mengerti bahwa rakyat sudah di ambang batas ketahanan mereka untuk menghadapi pembatasan yang berujung pada merosotnya kondisi kemampuan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus mengantisipasi strategi khusus yang bisa mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dengan lebih cepat ketika PPKM Darurat dicabut.

“Harus ada upaya-upaya untuk menggulirkan ekonomi ketika PPKM Darurat mulai dibuka secara bertahap. Sektor bisnis yang paling berdampak apa saja dan seperti apa dampaknya. Lalu untuk membangkitkan kembali usaha ini mereka membutuhkan dukungan apa saja. Ini harus dipersiapkan,” ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Lalu mulai 26 Juli, pemerintah akan melakukan relaksasi pembatasan secara bertahap jika tren kasus Covid-19 menurun.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak, termasuk dunia usaha, agar merespons positif langkah upaya yang dilakukan pemerintah tersebut.

“Dunia usaha seyogianya harus mendukung kebijakan tersebut, karena pemulihan ekonomi tidak mungkin terjadi jika masalah pandemi tidak berhasil diatasi,” kata legislator PDI Perjuangan ini.

Dia berpendapat, semua pihak harus terus bekerja sama dan saling menguatkan. Dunia usaha perlu membangun strategi khusus agar bertahan, berdamai dengan situasi ini, sekaligus berusaha bangkit.

Weni mengakui kebijakan pemerintah memang tidak bisa menyenangkan semua pihak, tapi risiko itu harus diambil agar krisis kesehatan bisa diatasi.

“Kombinasi PPKM darurat dan vaksinasi serta dukungan warga agar tetap patuh protokol kesehatan menjadi penting untuk pemulihan dari pandemi,” pungkasnya.

Total
0
Shares
Related Posts