DPRD Kota Cimahi H Edi Kanedi Terima Aspirasi Masyarakat di Reses Persidangan I tahun 2024
- account_circle kusnadi
- calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
- visibility 74
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi Demokrat, H Edi Kanedi dalam pelaksanaan Reses Persidangan I Tahun 2024
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, CIMAHI – Anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi Demokrat, H Edi Kanedi dalam pelaksanaan Reses Persidangan I Tahun 2024 dilaksanakan di Jalan Singosari Ujung RW 21, Pharmindo, Melong Cimahi Selatan, Sabtu (27/1/2023).
Edi Kanedi mengatakan aspirasi dari masyarakat tidak dapat langsung bisa dieksekusi oleh anggota DPRD Kota Cimahi karena menyangkut anggaran dari pemerintah ada mekanismenya yang harus ditempuh dan diproses.
“Aspirasi yang diusulkan oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur jalan, drainase, PJG, PJU, hal itu perlu proses yang telik disesuaikan dengan anggaran yang tersedia dari pihak pemerintah. Jadi kalau program yang diusulkan oleh masyarakat yang menyangkut dengan anggaran APBD Pemerintah Kota Cimahi, ada mekanisme dan ada prosesnya,”ujar Edi.
Lanjut Edi menuturkan semua usulan dari masyarakat akan dibahas secara bersama-sama antara pihak legislatif dan eksekutif, baru diputuskan dan dilaksanakan dari hasil keputusan bersama.
Edi memaparkan kegiatan reses Persidangan I tahun 2024 ini pihaknya mengundang sebanyak 800 konstituen yang di bagi dalam lima titik.
“Jumlah konstituen yang saya ambil jumlahnya hanya 800 orang karena kalau saya mengambil 1000 konstituen, tempatnya yang kurang memadai,” jelas Edi.
Diakui Edi, para konstituen nya setiap reses ingin ada kadeudeuh dari anggota dewan nya itu sendiri, namun kata Edi karena ini dalam tahun politik yang sangat dilarang terjadinya pemberian apapun kepada masyarakat.
“Para konstituen sepakat karena membutuhkan harga sembako murah, akhirnya mereka membeli sembako murah dengan harga Rp 10.000 per sembako, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, karena harga sembako tinggi harganya,” tandas Edi.
- Penulis: kusnadi



