Dukung Pelestarian Budaya, Weni Dwi Aprianti Sumbang Alat Musik Tradisional untuk Warga Binaan Lapas Cianjur
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti serahkan alat musik tradisional kepada warga binaan pemasyarakatan di Lapas Cianjur. (Foto: Hakim Radar Cianjur)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – CIANJUR. Sebagai upaya melestarikan budaya Sunda, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Weni Dwi Aprianti, S.Ab memberikan alat musik tradisional bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang berada di Lapas Kelas II B Kabupaten Cianjur, Kamis 13 Juni 2024.
Sebelumnya, Weni telah menjanjikan akan memberikan alat musik tradisional yang nantinya akan digunakan oleh Sanggar Seni Panghegar Lapas Cianjur.
Weni, sapaannya, menyampaikan akan memberikan alat-alat musik tradisional kepada Sanggar Seni Panghegar sebagai pelengkap untuk pelatihan pembinaan dan pelestarian budaya yang menjadi salah satu program pembinaan di Lapas Cianjur saat ini.
“Bantuan yang diberikan berupa alat seni musik tradisional ini, merupakan implementasi dari program saya. Selain itu, ini juga merupakan bidang Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar legislator asal Dapil IV Jabar Kabupaten Cianjur, saat dikonfirmasi.
Dirinya berharap, dengan bertambahnya alat musik tradisional di Sanggar Seni Panghegar Lapas Cianjur, akan semakin menambah kecintaan dan jiwa melestarikan budaya di dalam diri Warga Binaan Pemasyarakatan.
“Semoga kesenian di Kabupaten Cianjur tetap lestari dan terus dijaga. Serta adanya jiwa WBP yang tergugah untuk tetap melestarikan kedepannya atau pun mewarisi ke generasi selanjutnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas II B Cianjur, Tomi Elyus menyambut baik alat yang diserahkan oleh Teh Weni. Bahkan, dirinya mengakui mengenai Teh Weni menjadi salah satu dewan yang rela membantu WBP, meskipun dirinya bukan asli Cianjur.
“Saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya dengan bantuan yang diserahkan oleh Teh Weni kepada Lapas Cianjur. Padahal, beliau ini bukan asli Cianjur, tetapi rela mencurahkan tenaga dan waktunya untuk WBP yang merupakan masyarakat Cianjur,” jelasnya.***
- Penulis: Unggung Rispurwo
