Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500, Pasar AS Melemah
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026 08:32 WIB
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

Saham Teknologi Seret Nasdaq Dan S&P 500, Pasar AS Melemah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penurunan harga minyak menekan biaya operasi dan menjadi angin segar bagi maskapai penerbangan; harga minyak turun ke level terendah sejak pecahnya konflik Iran karena pasar memperkirakan lebih banyak kapal tanker akan kembali melintasi Selat Hormuz.
”Iran telah memberi tahu Washington bahwa tidak akan ada pungutan bagi kapal yang melewati Selat Hormuz,” kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Sentimen harga minyak mendorong indeks saham maskapai penumpang S&P 500 melonjak 5,2 persen, sementara perusahaan perjalanan seperti Expedia dan Booking Holdings juga menguat.
Dari 11 sektor utama S&P 500, enam sektor ditutup di zona hijau; sektor industri memimpin dengan kenaikan 1,2 persen dan sektor barang konsumsi non-primer naik 0,8 persen, sedangkan teknologi dan energi menjadi pemberat pasar.
Sektor konstruksi perumahan menguat setelah Presiden Trump membatalkan penandatanganan rancangan undang-undang bipartisan untuk percepatan penyediaan rumah terjangkau; Hovnanian Enterprises naik 11,3 persen, PulteGroup 7,2 persen, dan Toll Brothers 6,7 persen.
Sementara itu, saham Hertz anjlok 40,7 persen setelah perusahaan memperkirakan laba operasional kuartal kedua berada di batas bawah proyeksi dan mengumumkan rencana penerbitan saham baru senilai 100 juta Dolar AS.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



