Breaking News
Trending Tags

Ekspor Tapioka, Udang Beku Topang Petikemas IPC TPK Panjang

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026 23:47 WIB
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Area Panjang mencatat kenaikan throughput yang signifikan hingga Mei 2026, mencatat 50.287 TEUs atau naik 7,40 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini menegaskan peran strategis terminal, menurut manajemen IPC TPK, dalam memperlancar distribusi dan perdagangan di Lampung dan sekitarnya.

Data operasional menunjukkan bahwa throughput Area Panjang menjadi pendorong utama kinerja regional, dengan kenaikan yang melebihi rata-rata nasional.

Menurut Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, peningkatan aktivitas ekspor dan pergerakan barang lokal menjadi faktor utama lonjakan throughput.

IPC TPK Area Panjang mencatat 50.287 TEUs hingga Mei 2026, meningkat dari 46.824 TEUs pada periode sama tahun sebelumnya.

Kenaikan arus peti kemas domestik tercatat mencapai 28.163 TEUs atau naik 10,04 persen.

Sementara throughput internasional Area Panjang mencapai 22.124 TEUs atau tumbuh 4,21 persen hingga Mei 2026.

Lonjakan ekspor komoditas unggulan Lampung memberi kontribusi besar terhadap hasil tersebut.

Ekspor tapioca starch meningkat 267,37 persen year-on-year, menjadi penyumbang terbesar volume ekspor.

Komoditas lain yang mencatat pertumbuhan adalah udang beku naik 28,90 persen dan nanas tumbuh 22,93 persen.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less