Breaking News
Trending Tags

Indeks Dolar 101,32 Terkoreksi Akhir Pekan tapi Menguat

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 09:23 WIB
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Mata uang Dolar AS mencatat penguatan sepanjang pekan dan bergerak menuju kenaikan bulanan terbesar sejak Juli, meski pada akhir pekan terjadi koreksi setelah sempat menyentuh level tertinggi 13 bulan pada awal pekan.

Indeks Dolar (DXY) turun 0,19 persen menjadi 101,32 namun tetap mempertahankan kenaikan mingguan untuk pekan kedua berturut-turut, mencerminkan sentimen pasar yang masih condong pada ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.

Euro menguat 0,18 persen ke posisi 1,1389 Dolar AS, sementara Poundsterling naik 0,09 persen menjadi 1,3203 Dolar AS, meskipun mata uang Inggris tersebut mengalami pelemahan selama dua pekan berturut-turut secara mingguan.

Awal pekan sempat menunjukkan reli tiga hari berturut-turut untuk kurs, didorong oleh pernyataan-pernyataan hawkish dari pejabat The Fed dan komentar publik dari Kevin Warsh yang memperkuat pandangan pasar tentang kemungkinan suku bunga yang tetap tinggi lebih lama.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah AS merosot 3,6 persen ke 69,33 Dolar AS per barel.

Brent juga jatuh 4,34 persen ke 72,02 Dolar AS per barel sehingga kedua tolok ukur minyak itu anjlok hampir 10 persen sepanjang pekan.

Penurunan harga minyak dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas kapal tanker yang memilih meninggalkan Selat Hormuz, langkah yang memengaruhi ekspektasi pasokan dan permintaan jangka pendek di pasar energi global.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less