Breaking News
Trending Tags

Pelindo dan Kemenhub pisahkan layanan di Ketapang-Gilimanuk

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 03:14 WIB
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah memutuskan melakukan pemisahan layanan angkutan barang dan penumpang di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk memperlancar arus penyeberangan.

Langkah pemisahan layanan angkutan barang dan penumpang ini diambil sebagai respons terhadap kepadatan kendaraan pada masa puncak, terutama saat mudik Lebaran.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan penerapan pemisahan layanan angkutan barang dan penumpang akan mengadopsi pola yang sudah berjalan di Merak-Bakauheni.

Menurut Dudy, model Merak-Bakauheni menjadi rujukan karena berhasil mengurangi konsentrasi kendaraan di satu titik pelabuhan.

Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan operator pelabuhan, termasuk Pelindo, untuk menyiapkan fasilitas pendukung di Gilimanuk.

Salah satu yang akan dioptimalkan adalah kawasan Celukan Bawang sebagai titik layanan angkutan logistik terpisah dari layanan penumpang di Gilimanuk.

Rencana ini juga mencakup penataan rute dan fasilitas penunjang agar arus truk dan kendaraan barang tidak bercampur dengan kendaraan penumpang.

Implementasi pemisahan layanan angkutan barang dan penumpang ditargetkan selesai paling lambat sebelum periode angkutan Lebaran 2027.

Alasan penjadwalan ini antara lain karena kepadatan pada libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027 diperkirakan masih relatif lebih rendah dibandingkan musim mudik Lebaran.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less