Ketegangan Timur Tengah Picu Volatilitas, Kospi Turun 2,29%
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 09:32 WIB
- visibility 69
- comment 0 komentar
- print Cetak

Guncangan Timur Tengah Dorong Volatilitas Pasar Asia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Investor terus menaruh perhatian pada ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi menekan harga minyak dan memicu gejolak pada pasar keuangan global.
Pergerakan pasar regional mencerminkan kekhawatiran tersebut terkait ketegangan di Timur Tengah.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,35 persen sementara Topix menguat 0,43 persen.
Di Korea Selatan, Kospi turun 2,29 persen dan Kosdaq mencatat kenaikan 0,97 persen.
Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 juga menguat 0,41 persen.
Kekhususan pergerakan yang berbeda-beda ini muncul setelah meningkatnya aksi militer di kawasan, termasuk langkah Iran yang melancarkan serangan drone dan rudal ke Bahrain serta Kuwait pada Minggu sebagai respons atas serangan udara terbaru Amerika Serikat ke wilayah Iran.
Sentimen geopolitik itu mendorong volatilitas di pasar energi dan aset berisiko, dengan harga minyak menjadi lebih rentan terhadap potensi gangguan pasokan kawasan.
Pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau laporan lapangan dan pernyataan resmi dari negara-negara terkait yang dapat menentukan arah pasar dalam beberapa hari mendatang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



