Brent turun 1,9% jadi US$71,57 seiring optimisme AS-Iran
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 10:23 WIB
- visibility 85
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harga Minyak Turun Karena Optimisme Pembicaraan AS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, bertemu mediator Qatar, sedangkan delegasi Iran tidak melakukan pertemuan tatap muka langsung dengan pihak AS.
Fokus pelaku pasar tetap pada keamanan jalur pelayaran utama yakni Selat Hormuz.
Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melewati Selat Hormuz sehingga eskalasi konflik di kawasan berpotensi menimbulkan gangguan pasokan energi global.
Pada 17 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman berisi 14 poin untuk menghentikan pertempuran yang sebelumnya sempat mengganggu arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Namun media pemerintah Iran melaporkan sebuah kapal kontainer asing sempat kandas setelah menggunakan jalur yang tidak disetujui otoritas Iran.
Insiden kandas tersebut dilaporkan belum menyebabkan gangguan signifikan terhadap lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Trader dan analis kini terus memantau perkembangan diplomasi di Doha karena langkah lanjutan berpotensi memengaruhi sentimen dan pergerakan harga minyak Brent dalam waktu dekat.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




