Kospi Anjlok 5,36% dan Bursa Korea Hentikan Perdagangan
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 11:02 WIB
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bursa Asia Tergelincir, Kospi Alami Penurunan Terbesar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pasar saham Asia kembali melemah pada pembukaan sesi perdagangan hari ini, dengan tekanan terbesar terserap di bursa Korea Selatan.
Indeks Kospi tercatat ambruk sebesar 5,36 persen pada awal sesi perdagangan.
Pergerakan tajam itu memaksa Bursa Efek Korea menerapkan penghentian perdagangan sementara selama lima menit.
Tekanan di pasar juga tercermin pada Kosdaq yang turun 3,55 persen saat pembukaan.
Sentimen negatif di pasar saham Asia semakin jelas setelah pembacaan awal perdagangan di kawasan.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,70 persen pada pembukaan.
Sementara itu, indeks Topix justru menunjukkan penguatan tipis sebesar 0,13 persen.
Di kawasan Oceania, acuan S&P/ASX 200 Australia turun 0,59 persen.
Investor memperhatikan data inflasi Korea Selatan yang menunjukkan laju tahunan 3,2 persen pada Juni.
Angka inflasi itu merupakan level tertinggi sejak Desember 2023.
Hasil tersebut sesuai dengan ekspektasi ekonom yang disurvei.
Bank Sentral Korea kini menghadapi tekanan kebijakan setelah inflasi mengalami percepatan selama empat bulan berturut-turut.
Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga kembali pada rapat kebijakan yang dijadwalkan 16 Juli.
Imbal hasil dan ekspektasi suku bunga yang berubah memperberat aliran modal regional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




