Breaking News
Trending Tags

Pertamina pertahankan harga Pertamax Rp16.250 per liter

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 04:15 WIB
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berdasarkan formula dasar yang diacu, Yayan memperkirakan bahwa pada Agustus harga yang dicerminkan oleh formula akan bergerak di sekitar Rp13.700 per liter.

Namun, jika mekanisme smoothing dipertahankan, proyeksi harga pasar untuk produk nonsubsidi cenderung tetap di kisaran Rp16.000 per liter—tidak jauh berbeda dari kondisi saat ini.

Analisis Yayan juga memuat estimasi efek makro; jika harga Pertamax disesuaikan ke level formula, tingkat pass-through diperkirakan sekitar 0,4 poin persentase terhadap inflasi selama tiga bulan.

Dalam skenario tersebut, inflasi tahunan yang semula 3,34 persen diproyeksikan melonggar menjadi sekitar 2,9 persen.

Sebaliknya, jika harga ditahan, Yayan menilai dampak langsung ke inflasi relatif nihil karena penurunan harga global lebih banyak mengalir ke anggaran negara dan pemulihan margin Pertamina.

Yayan juga mengingatkan bahwa beban subsidi terbesar saat ini tetap berasal dari Pertalite dan Solar, sehingga ruang fiskal untuk penyesuaian jangka pendek terbatas.

Keputusan menahan harga Pertamax, menurutnya, mengurangi potensi penghematan konsumsi domestik namun memberi kesempatan bagi penyusunan ulang margin perusahaan dan alokasi anggaran.

Model yang dipresentasikan menjadikan kebijakan harga ini bersifat dapat diprediksi, sehingga otoritas fiskal dan pelaku pasar energi diperkirakan akan terus memantau perkembangan tersebut.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less