Breaking News
Trending Tags

OPEC+ menambah produksi 188.000 barel per hari mulai Agustus

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026 11:24 WIB
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga tersebut turun jauh dari puncaknya yang sempat melampaui 120 Dolar AS per barel saat konflik memanas.

Penurunan kembali mendekati level sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.

Tekanan harga juga datang dari lemahnya permintaan di China dan peningkatan produksi non-Timur Tengah.

Koordinasi pelepasan cadangan oleh International Energy Agency (IEA) turut menambah pasokan sementara.

Sejak April, tujuh negara utama OPEC+ telah mengembalikan hampir 800.000 barel per hari produksi yang sebelumnya dipangkas.

Namun produksi aktual belum sepenuhnya pulih ke tingkat sebelum gangguan ekspor kawasan Teluk mengurangi pengiriman dari beberapa produsen utama.

OPEC+ menyatakan akan terus memantau pasar secara cermat dan menjaga fleksibilitas kebijakan.

Aliansi menegaskan kesiapan untuk meningkatkan, menunda, atau membalikkan penghapusan penyesuaian produksi sukarela bila kondisi berubah.

Para investor kini mengamati apakah pemulihan ekspor dan kondisi permintaan global akan menjaga keseimbangan hingga akhir tahun.

Keputusan OPEC+ selanjutnya akan dipantau menjelang pertemuan rutin yang dijadwalkan pada 2 Agustus.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less