PU percepat SPAM Aceh dengan kontrak Rp516,59 miliar
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 03:25 WIB
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Percepatan SPAM Aceh Pulihkan Layanan Air Minum Dan Ekonomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Paket lain di Kabupaten Aceh Tamiang II, Aceh Timur, dan Kota Langsa memiliki nilai kontrak Rp246,69 miliar dan mencatat progres 35,22% hingga 1 Juli 2026.
Paket tersebut mencakup pembangunan empat sistem SPAM, 10 sumur bor dangkal, 20 sumur bor dalam, satu sumber air permukaan, satu titik tapping PDAM, serta dua IPA baru dengan kapasitas total 70 Lps.
Sedangkan paket untuk Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Bener Meriah bernilai Rp526,42 miliar dengan progres fisik 39,52% per 1 Juli 2026.
Paket ini menyasar sembilan sistem SPAM melalui pembangunan satu sumur bor dangkal, 50 sumur bor dalam, satu sumber air permukaan, dan pembangunan tiga IPA baru berkapasitas total 160 Lps.
Rincian pekerjaan mencakup pembangunan IPA 40 Lps SPAM Meureudu dan rehabilitasi SPAM Ulim di Kabupaten Pidie Jaya.
Di Kabupaten Bireuen sedang dibangun IPA 2×50 Lps SPAM Teupin Mane serta direhabilitasi SPAM Bukit Mulia.
Di Kabupaten Bener Meriah tengah dibangun IPA 20 Lps SPAM Lampahan dan direhabilitasi SPAM Janarata.
Kementerian PU berharap seluruh program ini mempercepat pemulihan layanan air minum, meningkatkan ketahanan infrastruktur dasar, dan mendukung aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh melalui penanganan SPAM pascabencana.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




