Wamenko dorong teknologi, BPS: produksi jagung 1,38 juta ton
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 04:03 WIB
- visibility 123
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wamenko Pangan: Teknologi Dongkrak Produksi Jagung Nasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat kerja sama lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Lisdyarita menilai pemanfaatan inovasi dan teknologi menjadi langkah penting agar petani mampu meningkatkan hasil panen.
Dalam panen raya itu, Bayer Indonesia memperkenalkan benih jagung hibrida Dekalb DK19C hasil uji agronomi yang dinilai baik di Desa Pijeran.
Aditia Rusmawan, Agriculture Affairs and License to Operate Lead Bayer Crop Science Indonesia, menyatakan perusahaan akan meluncurkan benih jagung bioteknologi baru dalam waktu dekat.
Aditia menambahkan bahwa benih hibrida yang tepat dapat menurunkan biaya produksi melalui rendemen tinggi dan kadar air panen yang lebih rendah sehingga efisiensi pengeringan meningkat.
Salah seorang petani lokal, Miswanto dari Kecamatan Siman, melaporkan peningkatan hasil dan seragamnya pertumbuhan tanaman setelah menggunakan Dekalb DK19C.
Ia menyebut pendampingan teknis dari Bayer juga meningkatkan kepercayaan menerapkan praktik baru di lahan mereka.
Penggabungan benih unggul, pembinaan lapangan, dan dukungan kebijakan diharapkan mempercepat adopsi teknologi oleh petani kecil dan menurunkan ketergantungan impor.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




