Petani: kemasan seragam mengancam 20.000–25.000 KK Jabar
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 14:56 WIB
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petani: Kemasan Seragam Tekan Prospek Ekonomi Tembakau
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Petani tembakau di Tasikmalaya memperingatkan dampak negatif dari kebijakan kemasan seragam terhadap keberlanjutan mata pencaharian mereka.
Enjan, petani dan anggota Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) DPC Tasikmalaya, menyatakan penolakannya terhadap kebijakan kemasan seragam yang dinilai bisa menekan sektor pertembakauan lokal.
Menurutnya, sejak 2024 lahan tembakau di Tasikmalaya, khususnya di Kecamatan Tamansari dan Kecamatan Kawalu, menunjukkan tanda-tanda peningkatan produksi sehingga kebijakan kemasan seragam menjadi perhatian utama petani.
Para petani meminta agar prioritas kebijakan bergeser ke pemberdayaan ekonomi daripada menambah pembatasan regulasi.
“Yang kami perlukan adalah program pemberdayaan dan perlindungan bagi petani, termasuk peningkatan kapasitas SDM serta bantuan sarana dan prasarana produksi,” ujar Enjan.
Ia menegaskan bahwa beban aturan baru tidak hanya dirasakan pelaku industri, tetapi juga berdampak langsung pada petani di hilir rantai pasok tembakau.
Pernyataan resmi ini disampaikan pada Kamis, 9 Juli 2026.
Enjan juga mengingatkan posisi strategis Jawa Barat sebagai salah satu sentra tembakau nasional yang memiliki 14 varietas lokal unggulan yang sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



