Breaking News
Trending Tags

B50 Pangkas Emisi 44,46 Juta Ton CO2 dan Hemat Rp170 Triliun

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 17:28 WIB
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah resmi meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 sebagai kebijakan nasional untuk mempercepat penggunaan bahan bakar nabati di Indonesia.

Peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 berlangsung di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Program Mandatori Biodiesel B50 ditargetkan memberi kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi nasional dengan angka yang disampaikan pemerintah.

Menurut perhitungan pemerintah, Program Mandatori Biodiesel B50 dapat memangkas emisi hingga 44,46 juta ton CO2.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan kebijakan itu bagian dari upaya pengendalian perubahan iklim.

Bahlil menekankan pentingnya langkah ini untuk meningkatkan capaian penurunan emisi gas rumah kaca dari 39,66 juta ton CO2 menuju angka proyeksi yang lebih besar.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyebut peluncuran B50 sebagai momen bersejarah bagi posisi Indonesia di panggung internasional.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia semakin dipandang sebagai pelopor dalam pengurangan emisi melalui kebijakan bahan bakar nabati.

B50 adalah campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 50 persen solar.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less