Breaking News
Trending Tags

B50 Pangkas Emisi 44,46 Juta Ton CO2 dan Hemat Rp170 Triliun

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026 17:28 WIB
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebijakan ini melanjutkan mandat biodiesel sebelumnya yang telah berkembang melalui tingkatan B20, B30, hingga B40.

Pemerintah menyampaikan estimasi ekonomi yang menyertai pelaksanaan B50 untuk tahun 2026.

Angka yang diumumkan antara lain penghematan devisa sekitar Rp170 triliun pada 2026 dan peningkatan nilai tambah industri crude palm oil (CPO) sebesar Rp23,49 triliun.

Selain manfaat ekonomi, pemerintah memperkirakan program tersebut dapat menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.

Pelaksanaan B50 merujuk pada kerangka regulasi yang telah ditetapkan.

Dasar hukum teknis dan kelembagaan program ini adalah Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2025 dan Kepmen ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026.

Pejabat terkait menggambarkan implementasi B50 sebagai langkah strategis dalam transisi energi dan diplomasi iklim.

Targetnya adalah memperkuat posisi tawar Indonesia di forum internasional dan mendukung target pengurangan emisi nasional.

Pelaksanaan di lapangan akan menjadi ujian terhadap kesiapan infrastruktur distribusi serta standar teknis untuk kendaraan dan mesin.

Pemerintah menyatakan akan memantau efektivitas B50 terkait kinerja mesin, pasokan FAME, dan dampak lingkungan serta ekonomi secara berkelanjutan.

Dengan kebijakan ini, Indonesia berharap memaksimalkan penggunaan sumber energi terbarukan sambil mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less