Breaking News
Trending Tags

Utang RI Diprediksi Tembus Rp10.600 Triliun Akhir 2026

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 12:53 WIB
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awalil juga menyoroti bahwa laporan tidak mencantumkan nilai pelunasan pokok utang yang jatuh tempo sepanjang 2026.

Ia memperkirakan pemerintah harus membayar sekitar Rp900 triliun utang yang jatuh tempo tahun ini.

Berdasarkan perhitungan Awalil, kebutuhan penarikan utang baru bruto akan mencapai kisaran Rp1.768 triliun.

Posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 terakhir dilaporkan mencapai Rp9.638 triliun.

Outlook pembiayaan utang neto APBN 2026 sebesar Rp868 triliun dinilai akan menambah beban utang.

Di sisi lain, pelemahan kurs pada 31 Desember 2026 dibandingkan 31 Desember 2025 diperkirakan menambah posisi utang hampir Rp100 triliun.

Dengan faktor tersebut, Awalil memproyeksikan posisi utang akhir 2026 akan menembus Rp10.600 triliun.

Pernyataan Awalil Rizky disampaikan dalam keterangan tertulis, Senin 13 Juli 2026.

Analisis institusinya menekankan pentingnya transparansi rincian pelunasan dan strategi pembiayaan agar risiko fiskal bisa dikelola.

Pemerintah masih memiliki ruang kebijakan, tetapi pergeseran ke pinjaman luar negeri dan kebutuhan penarikan bruto yang besar menjadi catatan pengawasan.

Pemantauan rapat-rapat DPR dan publik diharapkan memberi kejelasan atas daftar jatuh tempo dan rencana pembiayaan sepanjang 2026.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less