Bendungan Sidan perkuat irigasi 9.598 ha dan pasok 1.750 l/s
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026 16:50 WIB
- visibility 90
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bendungan Sidan Perkuat Irigasi 9.598 Ha Dukung Pangan Bali
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Sidan pada Jumat (10/7/2026), menandai berfungsinya fasilitas yang diharapkan memperkuat ketahanan air dan pangan di Provinsi Bali.
Bendungan Sidan kini menjadi sumber utama pasokan irigasi dan air baku yang dapat menyimpan air musim hujan untuk digunakan pada musim kemarau.
Pemerintah menegaskan bahwa Bendungan Sidan akan mendukung pengairan sebesar 9.598 hektare, terdiri dari Daerah Irigasi Mambal seluas 5.963 hektare dan DI Kedewatan seluas 3.635 hektare.
Kapasitas tampung bendungan tercatat 5,76 juta meter kubik dengan luas genangan 39,37 hektare.
Tinggi puncak bendungan mencapai 68 meter dan diklasifikasikan sebagai tipe zonal inti aspal.
Sistem ini juga diproyeksikan mereduksi potensi banjir pada kawasan seluas 108 hektare.
Secara administratif lokasi berada di Daerah Aliran Sungai Ayung, meliputi Desa Sidan di Kabupaten Badung; Desa Buahan Kaja di Kabupaten Gianyar; serta Desa Bunutin, Mengani, dan Langgahan di Kabupaten Bangli.
Pembangunan dimulai pada Oktober 2018 dan rampung pada 2024.
Paket I dikerjakan oleh Konsorsium PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Universal Suryaprima dengan nilai kontrak sekitar Rp 808 Miliar.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




