Kebiasaan Penumpang Mengancam Keselamatan LRT Jabodebek
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026 01:03 WIB
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dampak Ekonomi Dari Kebiasaan Pengguna LRT Jabodebek
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Fasilitas darurat seperti Emergency Intercom hanya boleh digunakan untuk kondisi yang benar-benar memerlukan respons segera.
Penyalahgunaan fasilitas darurat dapat menghambat penanganan insiden sesungguhnya.
Manajer Hubungan Masyarakat LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengajak masyarakat aktif menjaga keselamatan bersama.
Radhitya menyatakan bahwa budaya tertib di transportasi publik mencerminkan kepedulian antarpenumpang.
Hal-hal sederhana seperti mengantre rapi dan mengikuti arahan petugas menjadi upaya kolektif menciptakan perjalanan aman.
Jika menemui kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan atau kenyamanan, segera laporkan kepada Train Attendant atau petugas stasiun.
Pelaporan dini membantu petugas merespons secara cepat dan efektif.
Partisipasi aktif masyarakat adalah bagian penting dalam menjaga layanan transportasi publik yang andal.
Pernyataan ini disampaikan pada Rabu (15/7/2026) di Jakarta sebagai bentuk imbauan berkelanjutan.
Dengan kebiasaan yang tertib dan kepedulian bersama, diharapkan LRT Jabodebek dapat terus melayani publik dengan aman dan nyaman.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




