China pimpin investasi hilirisasi RI senilai Rp103,5 triliun
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026 00:36 WIB
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

China Investor Terbesar Hilirisasi RI Rp103,5 Triliun
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Secara keseluruhan, realisasi investasi sektor hilirisasi pada semester I-2026 mencapai Rp300,1 triliun, naik 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Nilai tersebut menyumbang 29,7 persen dari total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp1.010,6 triliun.
Sektor mineral tetap menjadi tujuan utama investasi dengan total Rp206,5 triliun, didominasi industri nikel Rp71 triliun, bauksit Rp53,8 triliun, tembaga Rp37,4 triliun, besi dan baja Rp30,2 triliun, pasir silika Rp5,9 triliun, serta komoditas mineral lainnya Rp8,2 triliun.
Sektor perkebunan dan kehutanan membukukan Rp54,4 triliun yang ditopang kelapa sawit Rp29,5 triliun, kayu log Rp16,3 triliun, karet Rp5 triliun, dan komoditas lainnya Rp3,6 triliun.
Sektor minyak dan gas bumi mencatat realisasi Rp35,4 triliun terdiri dari investasi minyak Rp26,4 triliun dan gas bumi Rp9 triliun.
Sektor perikanan dan kelautan menyerap Rp3,8 triliun dari pengembangan garam, tuna, cakalang, tongkol, udang, rumput laut, rajungan, dan tilapia.
Kontribusi investasi China di sektor hilirisasi diharapkan mempercepat peningkatan nilai tambah sumber daya alam dan mendukung penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




